Bagian 1
Yang termasuk dalam perencanaan inspeksi ada dalam beberapa point, yaitu
- Substrate
- Surface Preparation
- Aplikasi
- Final Control
- Dokumentasi
Inspection of Substrate
Apabila besi sudah rusak, kerusakan tersebut harus diperbaiki sebelum dilakukan pembersihan. Macam dari kerusakan besi (substrate) adalah:
- Indentation (lekukan)
- Lamination (Lapisan penutup)


Perbaikan biasanya menggunakan Hand Tools dan juga Power Tools. Untuk Lamination, biasanya diperbaiki dengan adat gerinda. Untuk Indentation, setelah dilakukan perbaikan (griding), harus diperiksa lagi ketebalan besi tersebut.
NACE (National Association of Corrosion Engineers) America, mengeluarkan standard acuan untuk Persiapan Permukaan (Surface Preparation) yaitu NACE RP 0178-2003 yang menunjukan gambaran design dan detail pabrikasi terutama untuk Tangki. Selain itu di dalam Standard tersebut juga memuat gambar-gambar yang merepresentasikan bentuk-bentuk pengelasan dan cacat hasil dari pengelasan.
Rust Grade
Ketika besi panas dilakukan pengerolan dengan proses Steel Rolling Mill, permukaan besi panas tersebut akan bereaksi dengan udara yang akan membentuk sebuah lapisan di atas permukaan besi yang disebut Mill Scale. Apabila besi tersebut diletakkan diudara terbuka, Mill Scale tersebut akan berubah menjadi karat.

Standard acuan yang digunakan yaitu Standard Internasional ISO 8501-1 “Visual Assesment of Surface Cleanliness”. Ada 4 (empat) tingkat karat yang diberikan oleh standard ini yang ditunjukkan dalam bentuk gambar, antara lain:
- Rust Grade A : Permukaan besi tertutupi Mill Scale dan sedikit karat.
- Rust Grade B : Permukaan besi sudah mulai berkarat dan beberapa bagian Mill Scale sudah mulai mengelupas.
- Rust Grade C : Mill Scale sudah berkarat dan terdapat berberapa bagian sedikit titik-titik karat pada bermukaan dasar dari besi.
- Rust Grade D : Mill Scale sudah berkarat dan terdapat karat di atas permukaan dasar besi yang dapat dilihat dengan penglihatan normal.

ISO 8501-2003 hanya digunakan pada besi baru yang belum pernah dilakukan perlakuan coating/painting. Namun, pada besi yang sudah pernah dilakukan coating sebelumnya dan lapisan coating tersebut sudah rusak, biasanya akan termasuk dalam Rust Grade C atau D.
Assesment of Visual Cleanliness.
Sebagai tambahan daripada keempat gambar Rust Grade A, B, C, dan D, Standard ISO 8501 juga memuat 24 referensi gambar yang menunjukkan tingkat kebersihan besi setelah dilakukan perlakuan (preparation).
Setiap tingkat perlakuan ditunjukan dengan singkatan huruf. Angka di belakang huruf menunjukan tingkatan kebersihan dari Mill Scale, karat, dan cat sebelumnya.
Tingkat Perlakuan tersebut adalah:
- Blast Cleaning (Sa)
- Hand dan Power Tool Cleaning (St)
- Flame Cleaning (Fl)
Blast Cleaning
Empat tingkat kebersihan diberikan untuk Blast Cleaning:
- Sa 1 Light Blast Cleaning atau Brush Off Cleaning.
Apabila dilihat tanpa pembesaran (dengan kaca pembesar), permukaan besi bersih dari minyak, grease, debu dan juga bersih dari kelupasan Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. (Foto : B Sa 1, C Sa 1, D Sa 1)
- Sa 2 Thorough Blast Cleaning (Commercial Cleaning)
Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bersih dari minyak, grease, debu dan sebagian besar Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. Sisa kotoran yang tertinggal hanyalah yang melekat sangat kuat di atas permukaan besi. (Foto : B Sa 2, C Sa 2, dan D Sa 2)
- Sa 2½ Very Thorough Blast Cleaning (Near White Cleaning)
Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bersih dari minyak, grease, debu dan sebagian besar Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. Sisa kotoran yang tertinggal hanyalah karat tipis yang berupa titik-titik atau garis-garis (A Sa 2½ , B Sa 2½, C Sa 2½ dan D Sa 2½).
- Sa3 Blast Cleaning to visually clean Steel (White Cleaning).
Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bersih dari minyak, grease, debu, Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. Dalam Sa 3 ini, besi akan memunculkan warna aslinya.
Hand and Power Tool Cleaning
Surface preparation (Perlakuan Permukaan) dengan menggunakan Hand dan Power Tool Cleaning seperti contoh: Scrapping, Wire Brushing Machine, Machine Brushing dan grinding dinyatakan dalam standard dengan huruf “St”. Tingkat perlakuaan ditunjukan dengan “St 2″ dan “St 3″. “St 1″ tidak dimasukkan dalam standard Coating dan hanya digunakan untuk permukaan yang tidak dapat dilakukan Coating/Painting.
- St 2 Thorough Hand and Power Tool Cleaning.
Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bebas dari lapisan minyak, grease, debu dan kelupasan-kelupasan Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. (Foto : B St 2, C St 2 dan D St 2)
- St 3 Very Thorough Hand and Power Tool Claening.
Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bebas dari lapisan minyak, grease, debu, Mill Scale, karat, dan bekas cat lama. Permukaan akan terlihat seperti warna metalik (Warna besi/metal). (Foto : B St 3, C St 3, D St 3).
Flame Cleaning
Surface Preparation dengan metode Flame Cleaning (Pembakaran) diindikasikan dengan singkatan “Fl”. Namun sebelum dilakukan cleaning, lapisan karat yang tebal harus dihilangkan dengan menggunakan chipping (penyongkelan) dan kemudian dibersihkan dengan power tool wirebrushing.
Fl Apabila dilihat dengan mata telanjang, permukaan besi bersih dari Mill Scale, karat, sisa cat lama, dan benda-benda asing lainnya. Permukaan besi akan berupa degradasi warna. (Foto : A Fl, B Fl, C Fl, dan D Fl).
…to be continued.
© Tulisan ini disarikan dari sebuah buku berjudul Corrosion protection, pada bab 13 yang berjudul Inspection Methods and Equipment yang di unduh dari www.hempel.com. Penulis hanya berusaha menterjemahkan dan meringkas. Apabila terdapat kesalahan, mohon koreksinya.





mo nanya nih….
klo orang yang BGND Electronic Company
Apa bisa ngelamar Migas
Klo iya …Posisi Apa?
klo Tidak…bagaimana Cara masuk ke migas
maklum mas Electronic banyak mo Tutup…….
padahal “Makan Jalan Trus ,,, Pendapatan udah “STOP”
saya tunggu masukannya
Wah.. kalo nasib berarti kita sama mas. Saya juga dari Elektronik. Ibaratnya sekarang “minyak habis tapi kompor harus tetap menyala”. Untuk ke migas atau shipyard sih nggak menutup kemungkinan. Banyak dari teman satu PT yang sudah pindah jalur ke migas dan shipyard. Biasanya kita mencari bekal dulu mas. Mencari sertifikasi keahlian khusus yang kira-kira demand-nya masih tinggi di dunia migas. Setelah itu baru “loncat”. Sayapun demikian, baru saja lulus ambil sertifikasi kompetensi di bidang Coating. Sambil nunggu panggilan, saya coba asah pengetahuan saya agar tetap tajam dengan menulis di blog ini. Pengalaman saya nih, biasanya orang manufacturing akan kalah di bagian experiences. Peluang akan ada bila recruitment-nya adalah Walk In Interview. Nah.. orang manufacturing bisa membuktikan kemampuannya di situ.. Banyak teman yang sudah membuktikan. Saya nunggu giliran…. Satu lagi, koneksi. Ini juga nggak bisa dipungkiri jadi factor vital juga. Saya pernah kalah di soal koneksi ini. Itu aja sih pendapat saya, wong saya juga lagi mencoba kok.. Thanks ya..
selamat siang … saya mahasiswa t.perkapalan.. persyaratan untuk menggikuti sertifikasi coating itu apa ya??? untuk level NACE level 1 yg lokal..terimakasih
Sorry bro baru bisa bales, seingat saya syaratnya adalah lulusan d3 atau s1 bisa langsung daftar, untuk di bawah itu minimal ada pengalaman dibidangnya selama beberapa tahun gitu. Udah lupa sih..
Level 1 Nace kalo gak salah ada tuh di Jakarta, biayanya skitar USD 1900-an gitu. Coba buka aja di web-nya Nace atau sspc (coba goggling aja). Untuk yang setara nace/sspc dengan sertifikat nasional ada, yang nyelenggarain GIROS-CCIPP. kantornya di Bandung (LIPI), CMIIW…