Akhirnya, waktunya untuk pergi dari Oman datang juga. Setelah penerbangan dicancel dihari sebelumnya karena cuaca buruk.
Tanggal 20 Januari 2011 jam 10.30 WOm sudah tiba di Bandara Khasab. Bagasi disuruh bongkar ama si penjaga cewek, dia melihat ada botol cairan di dalam koperku. Sesi pertama Lewat. Sesi kedua adalah check in. Tiket nggak ada masalah, lagi-lagi bagasi. Bawaanku kelebihan beban 8 kilo. Berita yang aku terima dendanya adalah RO 1 per kilo. No problem, udah aku siapkan RO 10 untuk denda bagasi. Ternyata setelah dihitung ama petugas, total yang harus aku baraya adalah RO 48!! Alamaaak.. Kalau 1 Omani Rial = Rp. 23 ribu, berarti ada sejutaan rupiah dendanya.. Dalam hati mending aku belikan oleh-oleh dari pada buat bayar denda. Perinciannya, untuk KHS-MCT dendanya RO 0.600/Kg dan pajaknya RO 0.200/Kg. Kemudian untuk MCT-AUH-CGK dendanya sangat besar yaitu RO 5.000/Kg dan pajaknya sama RO 0.200/Kg. Nggak apa-apa deh, daripada ditinggal?
Sesi Ketiga pengecheckan imigrasi dan X-Ray badan/bawaan. Badan lewat aja, karena aku bukan robot. Namun lagi2 si penjaga ceweknya curiga ama barang di ranselku. Di dalamnya ada pohon-pohonan bonsai yang aku buat selama di Site. Aku buat 2 pohon, satu untuk kenang-kenangan Ms. Mariam (Khasab Office) dan satu untuk di rumah Indonesia. Yang bikin geli adalah sang penjaga nanyain di mana belinya.. ![]()
Kemudian masuk ke ruang tunggu nunggu panggilan boarding. Jam 11.30 udah duduk manis di ruang tunggu. Jam 11.50 boarding dapat kursi 10A, disebelahku orang India yang visanya abis.
Jam 12.00 naik pesawat. Karena cuaca berawan dan lagi pesawat ku adalah type ATR42 yang pake baling-baling, makanya selama perjalanan banyak guncangan pesawat nabrak awan. Di atas pesawat dapat menu Sandwich.
, coklat, air putih, dan jus mangga. Lumayan buat ganjal perut.
Sekitar jam 13.20 udah mendarat di Bandara International Muscat. Dengan menggunakan Bus khusus Cancel Visa, kami berdua ama orang India yang duduk di sebelahku diantar ke meja check in ke penerbangan berikutnya. Disini nggak ada masalah. Passport-ku baru aku pegang setelah proses ini.
Langsung aja aktifkan HP-ku untuk mendapatkan wifi check internet dan segalanya, termasuk chatting. Puas Internetan trus cari Mushala untuk sholat Dhuhur. Setelah itu liat-liat di Duty Free Shop dan cari minum ama makan. Cuma gitu-gitu aja kegiatanku di Muscat, nggak bisa jalan-jalan keluar seperti waktu cuti bulan September tahun lalu, karena saat ini visa-ku udah dibatalkan.
Tiba waktu Sholat Ashar dan akhirnya ngetik tulisan ini sambil nunggu waktu Maghrib. Penerbangan selanjutnya ke Abu Dhabi masih jam 23.30 malam nanti. Masih banyak waktu untuk putar-putar di bandara, mencari-cari yang nggak tahu apa yang dicari.
….to be continued.
powered by N900 and wifi from Omantel.



