Photos (c) @dzamar_danish
Song (c) @powerslavesBAND
Find Our Love Again
Videos (c) @dzamar_danish
Song (c) EdanE
Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda Kambing, kertas, oman, Time To Rock | Tinggalkan sebuah Komentar »
Photos (c) @dzamar_danish
Song (c) Guns N Roses
Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda Danish, Guinandra, Shaquille, Sweet Child O mine | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ternyata blog ini udah setahun lebih nggak ditengok. Yaah… terpaksa harus bersih-bersih dulu, nyapu ngepel dan lap-lap meja kursi. Agar tamu yang datang mampir bisa betah. ![]()
Tulisan terakhir adalah perjalanan pulang melanglang buana ke negeri Oman. Sekarang, aku menjelajah pulau Kalimantan. Mendarat pertama di tanah Kalimantan adalah di Banjarmasin, pada tanggal 19 November 2011. Kemudian dilanjutkan ke Sungai Danau, dan akhirnya sekarang berlabuh di tepian Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Hmmmm, sebenarnya capek juga jalan-jalan. Namun apadaya, Allah menghendaki. Semua harus dinikmati dan disyukuri. Alhamdulillah….
Di sini aku menjalani pekerjaan yang jauh berbeda dengan sebelumnya. Kantornya berjalan. Keliling kota, tambang dan pelabuhan. Capeeeek..
Belajar banyak dengan hal-hal baru yang belum pernah aku tangani. Mempelajari karakter Batubara, mengetahui spesifikasinya, berhubungan dengan orang banyak, dan belajar olah raga baru yaitu OFF ROAD..
Rasa kangen dengan keluarga terpaksa aku alami lagi. Ikhtiar. Semoga aku bisa membahagiakan, melindungi dan menemani mereka disuatu saat nanti.
“Semua akan indah, bila tiba waktunya”
—Samarinda, 16 Maret 2012. 02:48 am–
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Lanjut…
Jam 22.30 Waktu Oman (WOm) masuk ke ruang tunggu di gate 1. Banyak wajah-wajah berhidung pesek di sini. Aku dengarkan pembicaraan mereka ternyata ada Pinoy ama Indonesia. Yang orang Pinoy alias Philipine orangnya kalem dan elegan, bertolak belakang dengan para TKW yang amburadul. Ada yang disemir rambutnya, pake make up norak, mengenakan sepatu boot selutut dan lain sebagainya. Layaknya seorang artis deh. Padahal mereka hanya seorang pembantu rumah tangga. Sedangkan para Pinoy kerja mereka rata2 sebagai karyawan toko, restaurant, hotel dan bahkan sampai pramugari dan pilot. Sungguh berbeda.
Tepat pukul 23.20 udah onboard di atas pesawat Air Bus A319. Setara dengan Boeing 737-800 deh kayaknya. 10 menit kemudian Take Off menuju Abu Dhabi-UAE. Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Nggak terlalu istimewa, karena ini cuma rute penerbangan pendek.
Sekitar jam 00.30 WAD pesawat sudah mendarat di terminal 3 Bandara International Abu Dhabi. Bandara yang sangat sibuk. Hanya selang beberapa menit aja pesawat lain pada mendarat. Akibatnya proses screening masuk bandara mengular panjang. Jam 01.00 Waktu Abu Dhabi (WAD) selesai check X-Ray badan dan bawaan. kemudian harus jalan lagi ke Gate 31 di Terminal 3. Jauh banget. sebelum ke Gate, sempatkan dulu muter-muter ke Duty Free. Sebenarnya pengen ke Terminal 1 yang berbentuk kubah itu, namun karena waktu nggak memadai dan juga mata udah mulai ngantuk terpaksa niat itu aku urungkan. Nah… di sini ini para TKW dari penjuru Arab ngumpul. Entah mengapa kok penerbangan ke Jakarta dikumpulkan di Abu Dhabi. Sambil menunggu waktu Boarding, aku sempatkan ambil koran dan majalah untuk membunuh waktu, daripada ngelayanin siulan TKW yang nggodain aku. Pura-pura nggak dengar. Padahal ada juga yang cantik lho.. hehehe…
Akhirnya diumumkan untuk segera naik pesawat. Sambil ngular antri ada seorang laki-laki dari Lombok ngajak ngobrol. Dia pulang dari Saudi. Dia bilang kepalanya sedikit pusing gara-gara meminum sesloki Vodka gratis di bandara. Huuu goblok..! Udah tahu nama airnya Vodka kok nekat diminum. Itu bukan pusing, tapi mabuk, dodol!!!
Sekitar jam 02.00 WAD akhirnya bisa duduk di pesawat. Rasa kantuk dan capek yang teramat sangat mampu mengalahkan hidangan dan hiburan di atas pesawat. Disebelahku ada laki-laki Jakarta. Namun nggak ada percakapan berarti diantara kami, karena aku udah sangat ngantuk. Sesekali terbangun saat mulai dihidankan minuman dingin dan hangat, serta sebongkah sandwich yang beku. Tidur lagi… sampai saatnya sarapan pagi yang diawali kudapan ringan berupa sereal, roti croisant, susu dan buah. Susunya nggak aku minum, karena aku sangat nggak cocok dengan susu segar buatan Arab. Biasanya 2 jam setelah minum susu itu, isi perutku protes minta keluar. Wah.. bisa repot nih. Hanya menyantap roti yang aku olesi dengan selai, buah dan Jus Apel. Tak terasa tinggal 2 jam lagi pesawat akan mendarat di CGK.
Tepat pukul 14.00 WIB si pesawat touch down di landasan Bandara Internasional SOETTA. Turun dari pesawat menuju ke ruang kedatangan. Berhenti sebentar untuk sekedar mengisi form Immigrasi dan Bea Cukai. Antrinya lama sekali. Karena hampir bersamaan dengan mendaratnya pesawat penerbangan internasional lain. Suasana masih dibumbui celoteh TKW. Ada seorang TKW didepanku yang menyapa. Tanya basa-basi ini-itu. Dia pinjam pena untuk mengisi form Imigrasi. Namun apa yang diisinya adalah salah. Lha wong kita khan baru datang dari luar negeri, kok yang diisi form keberangkatan? piye tho? Apa mungkin si mBak grogi karena ada saya? Hahaha… Jangan protes!!
Lama-lama sampai juga giliranku ke meja Imigrasi. Nggak banyak tanya, dak..dok.. bunyi stempel didaratkan dipasporku. Cari trolley dulu kemudian menunggu conveyor mengantarkan tas seberat 43 Kg ke arahku. Nggak ada yang rusak, kalau dari luar sih.. entah dalamnya. Setelah tas kudapat, langsung dicheck ama petugas untuk memastikan aku nggak ambil tas orang lain. Kemudian aku langsung menuju loket Garuda untuk mencetak tiket CGK-JOG. Penerbangan masih sekitar 2,5 jam lagi. Daripada capek dorong trolley, mending langsung check in.
X-Ray nggak menemukan barang berbahaya di dalam tasku. So, langsung aja menuju meja check in setelah aku ikat karena diminta oleh mbaknya Garuda. Sempat deg-degan kejadian di Khasab terulang karena kelebihan bagasi. Ternyata, tarif di Jakarta nggak semahal di Oman. Per kilonya hanya Rp 9.000,00. Aku disuruh ke kasir untuk bayar 20 Kg kelebihannya.
Selesai check in, aku keluar lagi untuk cari makanan Tanah Air. Sebenarnya pengen bakso, tapi sayang sudah habis. Akhirnya makan semangkok soto ayam dengan nasi 5 sendok dan teh botol Sosro seharga Rp. 39 ribu!! Nggak papa deh.. pura-pura jadi orang kaya. Hehehe..
Puas makan (sebenarnya belum puas) trus ke teras bandara. Biasa…
Tepat pukul 17.00 WIB aku masuk lagi, beli Kompas terbaru (sampai saat ini belum juga aku baca.. hahaha) kemudian ke ruang tunggu di Gate F4. “ggak berapa lama langsung ada panggilan boarding. Ternyata jatah kursiku udah diduduki orang lain. Biarinlah.. Yang waras ngalah!
Nggak pake delay, jam 17.50 pesawat sudah bergerak menuju landas pacu. Perjalanan 50 menit dimulai. Karena Jet Lag (mungkin..) aku terkantuk-kantuk di atas pesawat. Minum Jus jambu, makan coklat Kit-Kat, kacang reject, dan roti isi pisang cukup terasa nikmatnya.
Jam 19.00 kurang pesawat sudah mendarat. Aku sudah dinanti oleh mantan pacarku. Setelah bagasi beres, segera carter taksi untuk diantar ke pondokan. Mandi dengan air dingin, sholat, kemudian sudah tersajikan semangkok bakso, nasi dengan lauk lele goreng, tempe goreng, pete goreng, serta sambal bawang. Mantab!!!
Akhir petualangan di negeri Oman. Setelah ini nggak ada lagi kisahku di Oman. Oman bas khalas..
Posted via N900 and powered by XL 3.5G
Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »
Akhirnya, waktunya untuk pergi dari Oman datang juga. Setelah penerbangan dicancel dihari sebelumnya karena cuaca buruk.
Tanggal 20 Januari 2011 jam 10.30 WOm sudah tiba di Bandara Khasab. Bagasi disuruh bongkar ama si penjaga cewek, dia melihat ada botol cairan di dalam koperku. Sesi pertama Lewat. Sesi kedua adalah check in. Tiket nggak ada masalah, lagi-lagi bagasi. Bawaanku kelebihan beban 8 kilo. Berita yang aku terima dendanya adalah RO 1 per kilo. No problem, udah aku siapkan RO 10 untuk denda bagasi. Ternyata setelah dihitung ama petugas, total yang harus aku baraya adalah RO 48!! Alamaaak.. Kalau 1 Omani Rial = Rp. 23 ribu, berarti ada sejutaan rupiah dendanya.. Dalam hati mending aku belikan oleh-oleh dari pada buat bayar denda. Perinciannya, untuk KHS-MCT dendanya RO 0.600/Kg dan pajaknya RO 0.200/Kg. Kemudian untuk MCT-AUH-CGK dendanya sangat besar yaitu RO 5.000/Kg dan pajaknya sama RO 0.200/Kg. Nggak apa-apa deh, daripada ditinggal?
Sesi Ketiga pengecheckan imigrasi dan X-Ray badan/bawaan. Badan lewat aja, karena aku bukan robot. Namun lagi2 si penjaga ceweknya curiga ama barang di ranselku. Di dalamnya ada pohon-pohonan bonsai yang aku buat selama di Site. Aku buat 2 pohon, satu untuk kenang-kenangan Ms. Mariam (Khasab Office) dan satu untuk di rumah Indonesia. Yang bikin geli adalah sang penjaga nanyain di mana belinya.. ![]()
Kemudian masuk ke ruang tunggu nunggu panggilan boarding. Jam 11.30 udah duduk manis di ruang tunggu. Jam 11.50 boarding dapat kursi 10A, disebelahku orang India yang visanya abis.
Jam 12.00 naik pesawat. Karena cuaca berawan dan lagi pesawat ku adalah type ATR42 yang pake baling-baling, makanya selama perjalanan banyak guncangan pesawat nabrak awan. Di atas pesawat dapat menu Sandwich.
, coklat, air putih, dan jus mangga. Lumayan buat ganjal perut.
Sekitar jam 13.20 udah mendarat di Bandara International Muscat. Dengan menggunakan Bus khusus Cancel Visa, kami berdua ama orang India yang duduk di sebelahku diantar ke meja check in ke penerbangan berikutnya. Disini nggak ada masalah. Passport-ku baru aku pegang setelah proses ini.
Langsung aja aktifkan HP-ku untuk mendapatkan wifi check internet dan segalanya, termasuk chatting. Puas Internetan trus cari Mushala untuk sholat Dhuhur. Setelah itu liat-liat di Duty Free Shop dan cari minum ama makan. Cuma gitu-gitu aja kegiatanku di Muscat, nggak bisa jalan-jalan keluar seperti waktu cuti bulan September tahun lalu, karena saat ini visa-ku udah dibatalkan.
Tiba waktu Sholat Ashar dan akhirnya ngetik tulisan ini sambil nunggu waktu Maghrib. Penerbangan selanjutnya ke Abu Dhabi masih jam 23.30 malam nanti. Masih banyak waktu untuk putar-putar di bandara, mencari-cari yang nggak tahu apa yang dicari.
….to be continued.
powered by N900 and wifi from Omantel.
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is on fire!.
Crunchy numbers
A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 4,700 times in 2010. That’s about 11 full 747s.
In 2010, there were 5 new posts, growing the total archive of this blog to 79 posts. There were 45 pictures uploaded, taking up a total of 9mb. That’s about 4 pictures per month.
The busiest day of the year was May 22nd with 133 views. The most popular post that day was Memories at Batam February 2009.
Where did they come from?
The top referring sites in 2010 were facebook.com, blogcatalog.com, id.wordpress.com, google.co.id, and live.feedjit.com.
Some visitors came searching, mostly for oman, anemometer, logo kraton jogja, coating inspector, and pesawat.
Attractions in 2010
These are the posts and pages that got the most views in 2010.
Memories at Batam February 2009 March 2009
3 comments
METODE INSPEKSI (Part 2) ~ Coating Inspection January 2009
6 comments
DJogdja Dab!! July 2008
Oman March 2009
2 comments
Naik Pesawat Tua January 2009
4 comments
Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »




