Setelah berjibaku dengan dunia manufacture kapasitor selama kurang lebih 7 tahun 8 bulan, akhirnya aku memutuskan untuk mengakhirinya. Banyak suka dan duka yang aku alami, kadang benci, gondok, sebel, marah, bingung, sedih, stress, nangis, senyum, tertawa, dan semua kosakata yang mengandung maksud perasaan dan ungkapan hati ada dan pernah aku alami. Hanya ada kata terima kasih dan maaf yang bisa aku ungkapkan, walau kelu di bibir saat mengucapkan ke kalian.
Serasa tak ingin ada perpisahan dengan sahabat-sahabat, bapak, ibu, kakak dan adik yang selama ini mengisi ritme hidupku. Yang pasti akan ada rasa rindu teramat sangat yang akan mendera hati. Rindu dengan semua canda-tawa, cubitan, omelan, suara-suara merdu, rayuan (minta pulang cepat…hehehe), aneka bahasa dan dialek, sapaan, suara mesin, suara alarm, pegang pinset, ngantuk, rindu kantin belakang dengan kursi panjangnya, dan semua material, serta semua tetek bengek (tetek siapa? hahahaha) yang ada….
Kucoba menyebutkan semua orang yang kukenal baik satu persatu baik yang sudah keluar dan masih bertahan, aku ingin ucapkan salam rindu, ucapan maaf atas segala khilaf dan dosa, serta terima kasih yang extra, karena telah mengisi hari-hariku…
Pak Fahmi (Khasab, Oman, Makasih Pak atas ilmu dan semua pertolongannya. Saya nggak bisa membalas kecuali doa dan ucapan terima kasih), Pak Zaenul Farid (ketua Gank Kantin Belakang), Pak Julius Antonius Julianto (Wakil Ketua Gank), Tatik Widiawati, Siswati, Nurul Ilmiati, Pak Imam Fauzan, Tri Lestari, Pak Agus Susanto, Romita, Pak Azhari, Pak Deni Yulhaidir, Pak Rizki (Honeywell, Bintan), Pak Haznil Achmad Zainal, Pak Deni Witjaksono (Ecco, Sidoarjo), Pak Micky Perdana Radityo (Citra Tubindo, Batam), Pak Deni Ramlan (Dry Docks, Tj. Uncang), Pak Ramli Batong, Pak Tasnim Haris, Pak Sukarno, Pak Ahmad Junaidi, Bu Elly Nurida, Eri Kusumadiani (boneka), Yuli Priyatiningsih, Linda Istiana dan Ali, Jojor Tinambunan, Heni Setyawati, Maryanti, Dwi Andriyanto (Palma, Tj. Uncang), Pak Hasannudin Siregar (Acang), Intan Indirayana (Where R U?), Pak Rahmad Widodo, Pak Catur, Pak Komang (JSB), Pak Sriyana, Pak Jasmin, Pak Rudi, Pak Elliseus Nong, Bang Midin Agusnawan, Pak Ahmad Mustofa (Pak Boss), Pak Tunggul Pamungkas, Pak Mohammad Naufal, Pak Adi Winasis, Pak Hiromi Nishisawa (Alm), Pak Ryoichi Komori, Pak Kenji Mukohyama, Rosnida Purba, Nurwahyudi Putro(Pan Utd, Tj. Uncang), Aan Wahyu Saputro, Muflihudin, Ian Rodianto, Om Susanto (Pan Utd, Tj. Uncang), Koko Antony, Dedy Mulyadi dan Istrinya Siti Untari, Solik Hirawan, Muhammad Dawam, Ribut Prihandito, Teguh Sujono, Cahyo, Beni Lukman, Pak Luhur Pangaribowo, Pak Adnan Oemar, Pak Bambang Irawan, Pak Mohammad Idris, Pak Eko Sutanto, Wahyuningsih, Santi, Elly, Sumiatun Munifah, Edy Susanto, Abdul, Khoirul, Pak Eri Suadi, Pak Beni Sanje, pak Eko Budianto, Pak Chai Swee Bah, Bagus Widiatmo dan Rice Trisnawati serta saudara kembarnya, Bejo, Rendra Nata Sembiring, Netty A Simbolon (sampai sekarang aku nggak tahu, apa kepanjangan “A”-nya?), Erika Simbolon, Dwi Kurniasih, Lilis Ariani, Pak Lintong Saragi, Pak Jimmi Arnold, Pak David Hermansyah, Pak Agus Aji Candra, Pak Muljono (Alm), Pak Mutiara Sakti Hasibuan, Pak Novembri Limo Singkek, Pak Marwen Munthe, Pak Sugimin, Pak Ganda Simarmata, Pak Saut Maruli Tua Samosir, Pak Sugi Hariyanto, Pak Suharyanto, Mita Dewi Riyani, Liana Dewi, Puput Setya Putri, Jairan Fitriani, Ruth Marlina Pasaribu, Agus ex Washing, Agus Checker, Siti Aminah (Malay), Andri Hidayat (Sundae Brownies), Andri Oktavianus, Dedi Eko Raharjo, Apri Pambudi, Apri Budi Arsa dan Umi Solihah, Sumiarsih, Aslimah, Ayuk (Bantul), Bahrul Ulum, Bakhrul Ulum (Vespa), Pak Bahari, Waji Darmanto, Budi Darmanto, Rudi Expeditor, Mashyuri, Ferry, Firdaus Pilu, Pak Bestrial Ramli, Betty Lasworo (TOTAL, France), Bintang Suryo Wicaksono (Pemko koncone adiku saiki), Pak M. Ghozali Arip, Cacan Cahyaningrum, Sri Astuti, Chusnul Chotimah (nChus, saiki neng endi?), Dedi Hermawan, Dewi Kurniati (sorry ya Wi, pernah marahi Dewi), Dewi Cuilik (Ex QC SPV F2), Dian, Edi Purnomo, Eko Jati Kuncoro, Endang Sulasmi, Erni F1, Essi Paulina, Endrif Nurcholis, Pak Zulfadli, Fajar Widiastuti, Ferry Fey dan Yeni, Yeni Rahmawati, Fitri Ex Testing, Gito, Saudur, Hani Ex F2, Hesti (sak rekrutanku), Nurhidayati, M. Husni Thamrin dan Nurlelawati, Ida Aprianti, Ika dan Susilo, Indah (Ex Finishing F2), Yuli Inul, Istichomah, Istri Mulyani, Khoiriyah, Nuryani Paise (sing rekrut aku ndisik), Juli Fitri, Ibu Negara Sesi Karnila, Juwanti, Kembar Ruswanti, Sukino, Lasini, Lim Januarti Manurung, Sumarni Ginting, Maya Rubym@rt, Mbah Sukani, Menik Dewi Rosita, Sulistyowati, Mumuy, Mustofiah, Nafiyati, Nanik, Nining Gendut (Ex F2 Bantul), Eliyarna dan Om Rashid, Gufron, Pak Ibnu Arya, Pak Marianus Aritonang, Putri Nilam Sari, Raymond Tan, Tri Soerani, Yulianti (Ku sesalkan dirimu…), Rimahayu (yang takut kalo aku lewat, katanya…), Rina Yasin, Rinca Murniati, Saiful Lubis dan Tuti Setriani, Pak Purwanto, Sartini, Sigit F1, Siti Comel, Soimah, Sunarti, Supriyati (pretty), Betesda Gultom, Titik Sumanti, Tommy, Warsini, Yeti, Yuli Lestari dan Seni Masdani, Zulend, Linggem Tarigan, Imelda Bakara, Roni Panjaitan, Retno Wulandari, Pak Simon Barita, Pak Lukaryadi, Satria Jati, John Perry, Budi Setiawan, Andi Purnama, Heri, Toni Hardi, Pak Taufik Hidayat, Dahraini (Maaf yang sebesar-besarnya ya.., saya hanya ikuti regulasi), Warmainis, Dinamala, Maryani, Dwi F1, Wiwik, Sutiah, Pak Tarmadi Ginting, Nelwan Mulkan (pernah minjemin saya Rp. 5000 buat makan siang, thanks..), Zaenuri, Jono (HM. Sampoerna), Mahmudah, Pak Terry Chin, Pak Yeo Lai Seng, Pak Ragunathan, Bang Alfred “Apek”, Pak Iba Imada, Pak Faizul Idris, Nopriansyah, Ipmawan, Bu Rahma Mujahidah, mBak Pantes Setiarti, mBak Vivin, Bu Yuli, Bu Sri Handayani, Pak Yasushi Maenaka, Pak Shiozawa, Pak Mazawa (brewok, dia masih inget juga ama aku..), Pak Nakamura (jepang yang baik hati…, thanks for the KFC, waktu kita double shift mau chairman visit), Rafid, Encik, Pak suharyanto Nahar Madeong, Ikhsan, Angga, Tinton, Titus mBanyol, Joko “MIO” Sumardiono, Pak Edison, Pak Akahane, Pak Junich Satou, Pak Kanisawa, Rita Maria Pardede, Pak Madi (ex Ruby’s Facility), Pak Binsar Bernadus Sinabutar, Pak Binsar (Ex Ruby’s Facility), Pak Rintar, Pak Budi Sinaga, Pak Hatrin Sianturi, Pak Abner, Bu Dilla Maulinda, Pak Agung Sumantri (CBR), Joko Wicaksono, Yuliyah, Upik, Yanti, Dewi Mulia, Anita, Warni, Tri Kartini, mBak Isnawati, Novit, Jeman, Rio Ramli, Pak Dian Wittanto, Joko Testing, Hendi, Pak Erson, Dameria, Dewi Sulistyaningsih, Liliana, Minnaria, Rusmani, Lusia Ruswati, Endang Luksiana, Dinar Simanjuntak, Sri Rahayu, Kholifatunisa, Elpina Masdiana, Marlince Siburian, Marini, Mey Maya Susanti, Nining, Rani Purnamasari, Desi Silvia, Yusmanillah, Renti Kartika, Maryanti Tambunan, Romaida, Solita Sirait, Masderi, Ernawati, Juliani, Rosmiati, Irma Pujakesuma, Fitrialona, Sri Suhartini, Eni Puji Astuti, Findi, Nurma Sibarani, Sarah Novalina, Yenni Sri Wahyuni, Sri Martinah, Mega Triana Utami, Pak Adi Dadang, Pak Helmy Rosadi, Temu Retno, Teman-teman satu Alumni ISTA Jogja di Batam, ….. dan banyak lagi yang belum tertulis di sini.
Juga tak lupa untuk orang-orang yang banyak mendukungku selama ini, warung dekat rumah, Bapak tukang sapu, Bakso Fajar, Warung Ponorogo (pecele uenaak..), Mas Mie Ayam, Tahu Tek Jodoh, Moro Seneng Jodoh, Warung Sate Jawa Jodoh seberang BCA, Warung Nasi Padang Jodoh, ATM BCA (duitmu tak ambilin kok nggak habis-habis? Malah tabunganku yang abis!!!), Panasera, Wasera, Pujasera (Soto Pak Rahmad…), Bengkel Yamaha Sei Panas, Nagoya Hill, Mega Mall, Top 100 (Penuin, Jodoh), Ramayana, Samarinda, Lucky Plasa, Centre Point, dan semua Mall di Batam, Bioskop 21 lama, Bioskop 21 Nagoya Hill, Mega XXI, Jembatan Barelang, Pantai-pantai di Batam, Pak Itam di Pantai Khasanah Melayu, dan semua orang di Batam yang pernah membantuku, terima kasih dan maafkan segala khilaf dan salah…
Tak lupa juga untuk teman-teman Coating/Painting di Batam, maaf jika selama bergaul ada tutur kata dan tingkah laku yang tidak berkenan di hati teman-teman. Terutama buat Pak Amin, makasih banyak Pak atas semua pelajarannya, maafkan semua salah saya. Keep fight guys!!!!
Oh iya lupa, selamat tinggal buat MIO-ku tersayang. Yang selalu setia mengantarkanku kemana saja tanpa kenal lelah dan tak pernah mengeluh. Jangan nakal ya setelah aku tinggal, jangan pernah mogok, jangan suka minum bensin terlalu banyak. Maafin kalo aku kelupaan kasih minum kamu hingga aku harus dorong. Terima kasih, dan maaf jika aku pernah jatuhin kamu di simpang dekat Panorama Regency. Sekali lagi Thanks and Forgive me.. MIO is not a motobike. It is just MIO..
Untuk semua sahabat, saudara, adik, dan kakakku… Terima kasih, aku tidak bisa berbuat dan memberi apa-apa pada kalian semua. Hanya ucapan terima kasihku yang tulus atas semuanya yang telah kalian berikan. Maafkan saya bila pernah membuat kalian sedih, nangis, sakit hati, dan marah.. baik yang saya sengaja maupun tidak. Mari kita saling mendoakan semoga kita sama-sama sukses untuk hari depan.. Amiiiiiin.